tak sengaja aku menantimu
di tengah gelisah yang menyala
dan debu yang berterbangan
lalu tiba-tiba kau hadir
dan aku menikmati setiap dentingmu
bermain melodi di atap rumahku
June 14, 2011
June 6, 2011
Sedikit Rasa
mungkin yang kupunyai hanya sedikit rasa
ditengah gelisah dan terbebani
ada bahagia bak seorang putri
terselip diantara realita dan mimpi-mimpi
aku tak sanggup berkata tidak
ingin rasanya menghilang ke negeri antah berantah
dan tak melihatmu terpatah
masih saja jawaban yang kau harap tersesat entah dimana
dan hati ini masih kelu mencari jalannya
ditengah gelisah dan terbebani
ada bahagia bak seorang putri
terselip diantara realita dan mimpi-mimpi
aku tak sanggup berkata tidak
ingin rasanya menghilang ke negeri antah berantah
dan tak melihatmu terpatah
masih saja jawaban yang kau harap tersesat entah dimana
dan hati ini masih kelu mencari jalannya
Kemarau
tetes hujan tak lagi membawa luruh rasa ini
hanya serpihan debu lembab yang menggumpal
terasa kering menempel di sekujur tengkuk
aku tak tahu lagi harus berharap apa
kala matahari bersinar dan cinta tak kunjung menyapa
hanya serpihan debu lembab yang menggumpal
terasa kering menempel di sekujur tengkuk
aku tak tahu lagi harus berharap apa
kala matahari bersinar dan cinta tak kunjung menyapa
March 2, 2011
To The Autumn Place
: warm open hosts
I bought a ticket to the autumn place
I bought a ticket to the autumn place
went by plane,
by train,
by bus,
by boat
through sun and rain
through bridges and old fairy castles
through cold weather and falling leaves
Then where did I go?
I bought a ticket to your place
found a smile,
a warm old blanket and pleasant talk,
a great dinner and sparkling candle,
a full moment of fun and laughter
So where did I go?
to an amazing you
with a great smile and carrying soul
January 21, 2011
Catatan Perjalanan
di sepanjang tapak yang terukir
tergambar sepasang wajah
: kami hanyalah pengembara
yang tersesat di pusaran bumi
mencoba bertemu belahan jiwa
yang adalah seutuh nyawa
tergambar sepasang wajah
: kami hanyalah pengembara
yang tersesat di pusaran bumi
mencoba bertemu belahan jiwa
yang adalah seutuh nyawa
May 5, 2010
Di Tepi Bintang
mari berkelana
berkeliling mentari, mengitari bumi
hingga tiba di tepi bintang
bersemayam dalam damai yang tenang
denganmu
April 4, 2010
Tersengal Angin
sengaja kupusingkan roda lebih cepat
agar ku melayang bersama angin
untuk lekas tiba pada suatu saat
di sebuah lembayung senja
tiba-tiba putaran membuatku lupa pada senja itu
dan rasanya ku masih harus kembali
menelusuri jalan setapak
menuju senjamu
agar ku melayang bersama angin
untuk lekas tiba pada suatu saat
di sebuah lembayung senja
tiba-tiba putaran membuatku lupa pada senja itu
dan rasanya ku masih harus kembali
menelusuri jalan setapak
menuju senjamu
Memudar
ada sepintas kalimat kau tulis
lalu hanyut bersama pusaran mentari
meski lamat-lamat masih ku dengar lirih
detak cintamu di alunan melodinya
atau bising derit roda hari
membuatku telingaku sakit, nyaris tuli
tapi masih saja
surat itu ku simpan di gudang hati
lalu hanyut bersama pusaran mentari
meski lamat-lamat masih ku dengar lirih
detak cintamu di alunan melodinya
atau bising derit roda hari
membuatku telingaku sakit, nyaris tuli
tapi masih saja
surat itu ku simpan di gudang hati
January 26, 2010
Intermezzo
hujan celotehmu terasa sejuk
menemani secangkir teh di sore hari
bersama gelombang kata yang menggelora
membentuk pusaran cerita yang berujung
pada mimpimu tentang semangkuk laksa
dan hari masih belumlah gelap
untuk tenggelam dalam lautan kata
yang terlalu dalam
menemani secangkir teh di sore hari
bersama gelombang kata yang menggelora
membentuk pusaran cerita yang berujung
pada mimpimu tentang semangkuk laksa
dan hari masih belumlah gelap
untuk tenggelam dalam lautan kata
yang terlalu dalam
January 13, 2010
Masih Bertanya
aku terbangun dan segenap dunia masih saja berputar
seperti mimpi yang tak selesai meski jam telah beranjak tua
disaat peluh terus membayang, meretas setiap gamang
aku tak meminta menjadi agung, hanya saja mataku tak bisa berpaling
itu yang kutahu hampir sepanjang sadarku, juga di waktu tak sadarku
maukah kau menjagaku dalam buaian mimpi-mimpi?
sebab kutakut mataku hanyut dalam putaran dan melimbung
seperti mimpi yang tak selesai meski jam telah beranjak tua
disaat peluh terus membayang, meretas setiap gamang
aku tak meminta menjadi agung, hanya saja mataku tak bisa berpaling
itu yang kutahu hampir sepanjang sadarku, juga di waktu tak sadarku
maukah kau menjagaku dalam buaian mimpi-mimpi?
sebab kutakut mataku hanyut dalam putaran dan melimbung
December 11, 2009
Demikianlah
pada Jabes kau menjawab
pada Hezekiah kau menjawab
pada Manasseh kau menjawab
demikianlah aku percaya
lalu berharap
pada Hezekiah kau menjawab
pada Manasseh kau menjawab
demikianlah aku percaya
lalu berharap
November 23, 2009
November 14, 2009
Kehidupan
setiap kata seperti berebut ingin bercerita
terlihat padat ditengah deretan angka dan huruf
belum lagi tanda baca yang bersikukuh ingin dibaca
yang tak pernah usang untuk diselami juga ditelaah
meski sekian waktu telah habis untuk membacanya
dan aku terus berkejaran membaca, mengutip setiap kata,
lalu menulisnya kembali di setiap kesempatan
terlihat padat ditengah deretan angka dan huruf
belum lagi tanda baca yang bersikukuh ingin dibaca
yang tak pernah usang untuk diselami juga ditelaah
meski sekian waktu telah habis untuk membacanya
dan aku terus berkejaran membaca, mengutip setiap kata,
lalu menulisnya kembali di setiap kesempatan
November 10, 2009
Tanya yang Terpendam
: FSS
maukah kau meluangkan waktumu
demi berdiam disampingku
dan tak kunjung lelah
menatap mendung yang menggelayut
sebab yang kupelajari dari sang waktu
adalah enggan yang terbersit
ketika awan bersinar kelabu
hingga kubiarkan kelabu kurengkuh sendiri
meski aku rindu pada hangatmu
maukah kau meluangkan waktumu
demi berdiam disampingku
dan tak kunjung lelah
menatap mendung yang menggelayut
sebab yang kupelajari dari sang waktu
adalah enggan yang terbersit
ketika awan bersinar kelabu
hingga kubiarkan kelabu kurengkuh sendiri
meski aku rindu pada hangatmu
November 5, 2009
Kesibukan
sepiring waktu kuhabiskan dengan lahap
sibuk mengunyah setiap detik dan jam
sampai tak terasa perut menjadi kembung
penuh dengan angin dan waktu yang berlalu
meski tak ada lagi menit tersisa di atas piring
masih saja aku keroncongan
inginnya ku pesan dua piring waktu lagi
sayang sudah habis uang juga waktuku
sibuk mengunyah setiap detik dan jam
sampai tak terasa perut menjadi kembung
penuh dengan angin dan waktu yang berlalu
meski tak ada lagi menit tersisa di atas piring
masih saja aku keroncongan
inginnya ku pesan dua piring waktu lagi
sayang sudah habis uang juga waktuku
October 29, 2009
Kantuk
dunia seakan meredup
hendak tidur sejenak
sementara kaki
masih rindu berlari
menapaki waktu
yang tak mau berhenti
barang sejenak saja
hendak tidur sejenak
sementara kaki
masih rindu berlari
menapaki waktu
yang tak mau berhenti
barang sejenak saja
October 25, 2009
Tempat yang Tenang
berdiam sajalah
hatiku di pelukmu
sebab telah sirna
seluruh kata
di hantam gempa
bertubi-tubi
hatiku di pelukmu
sebab telah sirna
seluruh kata
di hantam gempa
bertubi-tubi
Subscribe to:
Posts (Atom)