terengah-engah aku mengejarmu
bayangmu terjatuh di saku jalan
dan aku seperti kehilangan arah
meniti pagar mengatur hasrat
dalam imaji yang tersesat
February 6, 2009
February 5, 2009
Sampai
kakiku laun melambat
enggan sampai ke titik henti
dimana aku perlu berdiri
menyantapi gemerisik hari
enggan sampai ke titik henti
dimana aku perlu berdiri
menyantapi gemerisik hari
Waktu
tiba-tiba waktu seperti tiba,
ditenggarai kerlip hujan
yang bertaburan dilanda musim.
seakan meragu,
serupa tak mau tahu,
kau memasung acuhmu
sambil menulisi buku waktu
yang merana dalam keranda hari
ditenggarai kerlip hujan
yang bertaburan dilanda musim.
seakan meragu,
serupa tak mau tahu,
kau memasung acuhmu
sambil menulisi buku waktu
yang merana dalam keranda hari
February 2, 2009
Kisah Sepenggal Sendu
pada hujan tadi sore
kutitipkan sendu
yang tersimpan rapi
dalam sebungkus kenangan
pada kerling rembulan
kugantungkan nyanyian hati
dari sepotong hari
yang masih membiru
kutitipkan sendu
yang tersimpan rapi
dalam sebungkus kenangan
pada kerling rembulan
kugantungkan nyanyian hati
dari sepotong hari
yang masih membiru
Lupa
: JB
membacamu,
membuatku pening
menerka seribu cerita
entah ada atau tak pernah ada
dan aku seperti lupa
menyerah pada musim
yang segera berlalu
membacamu,
membuatku pening
menerka seribu cerita
entah ada atau tak pernah ada
dan aku seperti lupa
menyerah pada musim
yang segera berlalu
December 28, 2008
Untuk Sebuah Rumah
masih kulihat senyum di hatimu
meski dingin diluar sana
membuatku menggigil
dan enggan beranjak
meski dingin diluar sana
membuatku menggigil
dan enggan beranjak
December 25, 2008
Telah Ada
tak perlu repot
merajut hari yang belum tiba
menelusur bayang yang tak tampak
sebab telah kulihat
bintang menari
merajut hari yang belum tiba
menelusur bayang yang tak tampak
sebab telah kulihat
bintang menari
December 18, 2008
Tidur
memejam mata
menutur segala lelah
yang berkarat di raga,
menyelip semai bunga
dalam gelap mimpi
sampai kau tersadar
untuk mengecap kembali
waktu yang berlari
menutur segala lelah
yang berkarat di raga,
menyelip semai bunga
dalam gelap mimpi
sampai kau tersadar
untuk mengecap kembali
waktu yang berlari
December 16, 2008
Escapar
ke rumput hijau
langkahku berlari
menahan sengat angin
bergulung gulung
membaringkan lelah
di bahu awan
beriring tangan
yang menuntunku
menuju ujung gunung
langkahku berlari
menahan sengat angin
bergulung gulung
membaringkan lelah
di bahu awan
beriring tangan
yang menuntunku
menuju ujung gunung
December 15, 2008
Laju
kadang merapat
tiba tiba melesat jauh
lalu terkena angin barat
membuatnya melimbung
bagai tak berdaya
waktunya membuang sauh
menimba kesabaran
kemudian melaju
meminang janji
tiba tiba melesat jauh
lalu terkena angin barat
membuatnya melimbung
bagai tak berdaya
waktunya membuang sauh
menimba kesabaran
kemudian melaju
meminang janji
Musim
genderang masih bertalu
walau tak segemuruh waktu yang lalu
entah apa yang membuatnya begitu
yang jelas aku masih butuh ketekunan
untuk memperoleh sesuatu
setelah menabur segala sesuatu
walau tak segemuruh waktu yang lalu
entah apa yang membuatnya begitu
yang jelas aku masih butuh ketekunan
untuk memperoleh sesuatu
setelah menabur segala sesuatu
December 7, 2008
Kembali
sesaat,
dalam hiruk pikuk hujan
dan gemerisik tanah basah
kembali ku terjaga dalam rindu
tak hirau dingin telah memeluk kemarau
tenggelam dalam tangis langit
terus menunggu kabar dari surga
dalam hiruk pikuk hujan
dan gemerisik tanah basah
kembali ku terjaga dalam rindu
tak hirau dingin telah memeluk kemarau
tenggelam dalam tangis langit
terus menunggu kabar dari surga
November 17, 2008
November 14, 2008
Angan Pagi
angan pagi mulai bertiup
menghamburkan dedaunan rindu
yang berguguran diterpa hari
segera kubingkai dalam doa pagi
agar tak lenyap digerus hujan
menghamburkan dedaunan rindu
yang berguguran diterpa hari
segera kubingkai dalam doa pagi
agar tak lenyap digerus hujan
Lepaskan
gerhanamu masih terpaku
mencoba menyeret dingin diam-diam
padahal harimu sudah berlalu
telah kukebas serupa bayang
lalu terlindas hangat rembulan
mencoba menyeret dingin diam-diam
padahal harimu sudah berlalu
telah kukebas serupa bayang
lalu terlindas hangat rembulan
Subscribe to:
Posts (Atom)